Cute Polka Dotted Pink Bow Tie Ribbon

Senin, 27 Oktober 2014

SOSOK IKHWAN ARIEF

"MENYELAMATKAN EKOSISTEM SELAT BALI"

Senin, 27 Oktober 2014
Oleh SIWI YUNITA CAHYANINGRUM


Dengan niat yang cukup tinggi, seorang pahlawan bernama Ikhwan Arief dapat menyelamatkan eksistem selat Bali. Meski demikian bagi Ikhwan Arief tak mudah mengajak para nelayan untuk beralih dari pengebom ikan tersebut. Ia membutuhkan waktu yang cukup lama untu mengajak para nelayan tersebut, sekitar 6 tahun lamanya. Ikhwan sempat menimba ilmu di Universitas Islam Malang tepatnya di Jawa Timur. Banyak nelayan yang mengeluh karena penghasilan ikan tersebut bisa di hitung oleh jari beda dengan pemakaian bom ikan tersebut para nelayan bisa mendapatkan belasan ikan. Akan tetapi berjalannya waktu karang tersebut kian lama makin hancur. Ikhwan sempat melihat kondisi tersebut dan ternyata hampir 80% kawasan tersebut hancur. Ikhwan pun merasa kecewa dengan perilaku para pelayan tersebut dengan adanya bom ikan. Akhiranya, perlahan-lahan Ikhwan mengajak lima nelayan untuk membiasakan menggunakan pemancing bukan memakai bom ikan, Awalnya para nelayan mengeluh tetapi Ikhwan terus menyemangatinya. Berjalannya waktu dengan kebiasaan para nelayan tersebut membuahkan hasil yang bagus.
Ketika gerakan kian solid, Ikhwan pun membentuk komunitas nelayan bernama Samudera Bhakti. Komunitas tersebut lebih bergerak dalam masalah penanaman terumbu karang secara swadaya. Tak membutuhkan uang milyaran rupiah untuk membangun terumbu karang tersebut. Dengan cara yang sederhana alat untuk menanam terumbu karang pun mulai dengan dilestarikan memakai bahan alakadarnya seperti batang paralon, tali senar, serta jaring itu sudah jauh lebih baik. Dalam selama penanaman terumbu karang berlangsung enam tahun lalu para nelayan mulai merasakan hasilnya. Tangkapan ikan yang berlimpah dan tidak membuat ekosistem alam menjadi rusak lagi hal itu membuat para nelayan bisa kembali tersenyum lagi. Hasil didikan kepada para nelayan tersebut telah mengajak para siswa SD hingga SMA untuk mengenal laut dengan mengajak mereka belajar di lapangan. Menularkan gerakan penyelamatan ekosistem kepada para siswa tersebut. Mereka juga diikuti dengan pembuatan terumbu karang. Ikhwan terus merasa lega dengan hasil para nelayan hidup lebih baik lagi tanpa merusak lingkungan.


Amelia Oktaviany - LA64 - 1801446746
Fakultas Psikologi, Binusian 2018
BINUS University

2 komentar:

  1. Menurut saya, sosok yang ditampilkan bagus dan detail, amel bisa menceritakan kembali dengan bahasa yang mudah dimengerti, namu amel tidak menambahkan komentar pribadinya pada artikel sosok yang ia sampaikan.

    BalasHapus
  2. terimakasih mb' amel, salam kenal. semoga kita senantiasa diberi kekuatan dan keikhlasan..

    BalasHapus